Wednesday, June 21, 2017

In moving on

I know its hard to move on from things that appears to be your favourite,things that make your heart skip every beat everytime you hear him laughing. But come on, this too will pass. Time will heal.

Build a moments for yourself.
To understand yourself better.
You are far from perfect.
Make it clear to everyone.

Maybe its time to push yourself up high into a dream that you once dreaming. Living with yourself achieve everything that make you and your family happy. Living with Allah in your heart. Its time to reflect and see ourselves better. To practice your deen in a way that you dream of. Be better everyday.

Maybe you gonna suffering from all heartache things like you missing him too much and put yourself into tears, but remember. Everything gonna be okay when you really understand what you are doing is only for the sake of Allah, for him to be happy. 

Move on.
Move on girls.
Its okay sometimes to give yourself a good cry.
But makesure to not hang your head over the wheels. 


Tuesday, April 11, 2017

Dear darling

11th april,2017

Dear darling,
Its our eleventh date❤️
And you still the old boyfriend
Whom never give less

Dear darling,
My heart struggle for your eyes
To eye my love
To eye my attention that i crave
Your eyes hold the love i need
And so thats the reason why
I want to experience this world with you
To see how this world looks like through your eyes

Dear darling,
The moment you come near me
My heart skip a beat
The moment you said you love me
I feeling high and dont know how to stand

Dear darling,
Someday if Allah's will
We will holding hand
To show the world how love looks like from our perspective
To show the world how hard we try to reach upon this
And to show the world
How Allah make our struggle into reality.

Dear darling,
One fine day.
May the day i come into your life
Be the day you won't forever forget.
And that day,
Where Allah put His blessing to us
To you and me
To our future,amin❤️

Sunday, April 09, 2017

sekali lagi

April 9,2017-

Sudah terbang pergi semua sabar
Sudah hancur luluh segenap jiwa
Sudah tidak berdaya lagi memangku kepala
Sudah berderai habis semua tangis

Hati sudah tiada di daerah sini
Sabar yang dulu selalu dicanang didalam jiwa
Kini kosong tiada lagi

Setiap kali aku cuba berlari dari disakitkan
Seiring jua gema gempita manusia membataskan
Aku jadi kaget mengapa
Aku tidak mahu lagi mendongak
Sudah sakit silaunya mata
Sudah pedih luluhnya bisa

Aku manusia yang kelongsong jiwanya rapuh
Tidak punya peluru mahu menembak jasad dan jiwa
Tiap kali aku terluka
Cuma butir air mata yang aku jatuhkan
Sebagai cara meluahkan rasa yang bertakung
Sebagai ubat mujarab melegakan rasa di relung

Namun Tuhan itu Maha Tahu
Diuji aku dengan manusia yang tidak tahu erti sakit
Lidah yang menabur kata lagi menusuk dari tertusuk pedang
Jasad yang menyakitkan seketul hati yang berdenyut saban waktu menghidupkan diri yang selalu kerapuhan

Satu kali dilempar bilah pisau
Peritnya Tuhan saja yang tahu
Kali kedua dihina lagi
Tangis sudah beransur kering
Dan kali ketiga diuji kegagahan diri
Sudah hilang segala sabar
Sudah kontang air mata
Yang ada cuma dendam dan amarah
Yang merasuk hingga ke segenap saraf
Tumbang juga aku dengan amarah
Sedangkan itulah musuh yang sering aku jauhkan

Tuhan
Lemahnya aku pada perasaan
Tumbang jua aku pada emosi
Aku sudah tidak tahu apa lagi ujian dari manusia
Sudah penat aku berdiri
Sudah puas aku bertatih
Di akhirnya tumbang jua

Oh Tuhan
Pada siapa lagi mahu aku berharap?
Hanya Engkau tempat aku bermadah
Sudah beribu luka menjadi bekas
Gagahkah lagi kaki aku melangkah?

Sungguh, andai semua harapan berjalan seperti yang kita rencanakan, kita tidak akan pernah belajar bahawa kekewaan itu sebenarnya menguatkan❤️

Sabarlah syahira, mohonlah ampun kembali pada Tuhan dan manusia yang telah kau lukakan. Sembunyikan ego padamkan dendam, semoga Tuhan redha sentiasa-

Sunday, March 12, 2017

Perempuan

Facebook memory pop out , and this was wrote past 2 years😊 And somehow, i think i currently really need this💪🏻

"Ada manusia yang terlahir dari tapisan sejarah- yang berjalan di muka bumi Tuhan dengan segala yang tidak hebat pada pandangan manusia. Kerna itu mereka lebih banyak diam dari menggagahkan diri membuka bicara.

duapuluh dua tahunhidup, saat kenal apa itu cita-cita- dia terus menyimpan harapan dan doa. Namun, kerinduan saban waktu untuk melihat impian di dalam tangan semakin lama semakin kelam- lalu dia nekad, biarkan pada impian, apa yang ada itulah jalan yang dipilih Tuhan-

hidup ini bukan sekadar impian menjadi nyata, bahkan lebih dari itu. Impian yang tidak tertunai, cita-cita yang tidak kesampaian, juga harapan yang masih tinggal harapan- itulah yang akan terus membuka ruang untuk kita terus istiqamah bertatih di jalan yang dipilih Tuhan untuk kita.

manusia yang merasa saat-saat kelat dan pahit demi menjadi orang, akan lebih menghargai apa adanya hidup ini-

" dan, perempuan nan merindu ini,
mana kuat benar hakikatnya.
di celah rindu yang tercipta,
dia selitkan impian di helai helai.
mahu dia koyakkan sahaja lalu tampal,
tapi mana mungkin dia mampu.
kalau menyimpan rindu membuat dia kuat,
maka dia akan terus selitkan satu.
satu rindu di setiap muka surat-

biarkan pada masa,kerna itu kerja Tuhan-
selamat berusaha. Moga berjaya diakhirnya (: "

Saturday, February 25, 2017

Dua lima february tujuh belas

Dia bilang, mahu datang jumpa sekadar singgah seketika. Aku kira, oh mungkin boleh berbincang tentang hal yang mahu kami realisasikan.

Sepanjang perjalanan, awan menangis lebat yang terlalu. Tujuan kami untuk ke pantai seolah olah mahu sahaja ditangguhkan. Tapi, itu lah hal nya dia tetap bertegas mahu ke sana.

Aku ikutkan jua. Sampai sahaja di sana Alhamdulillah tiada hujan jadi kami bebas ke pantai mencuci mata melihat laut yang membiru,haih beautiful view😭 Aku tengok budak ni seronok betul, siap buat scene nak terbang terbang bagai. Tak beragak dahla kerempeng terbang betul betul baru tahu😆

Sekian lama tak ke pantai, dapat juga hilangkan gusar dalam dada. Aku kira itu sahaja, rupanya ada sesuatu yang tersedia istimewa.

Tiba tiba di bawah sepohon pokok yang redup, penuh dengan belon dan huruf huruf. Terhampar pelbagai makanan di tikar. Dan dari jauh, ada suara yang menyanyikan selamat ulangtahun buat aku. Tidak tahu mahu menyorok di mana, segannya tidak terkata😭

Aku lihat semua tersenyum. Tidak tahu patah kata apa lagi yang mahu aku ucap. Terima kasih Allah, terima kasih sayang sayang semuanya.

Terima kasih sayang untuk segala yang indah.
Kejutan ulangtahun kelahiran yang begitu membuat aku terkejut. Mujur saja tidak mengalir air mata ini terharu. Terima kasih sayang untuk segala yang kau sediakan asbab aku tersenyum hingga ke esok hari.

Belum pun aku ucap terima kasih, satu lagi hadiah berbungkus kau hulurkan. Terima kasih sayang. I dont know how to express my gratitude towards you and all of you guys.

Moga Allah balas segala kebaikan yang kalian hulurkan ini, dengan kebaikan yang tidak punya noktah mati❤️

I love you, and all of you❤️


Thursday, February 23, 2017

Senioritas

Long-midnight essay;
.
Something i never asked for,to fall for someone early in my teen. I dont know why Allah substitute him into my heart. And time flies, we both now have our own path and our path no longer intersect to each other. Allah’s plan is not set in stone. Allah has a flexible plan for us and only He knows the reason behind everything. Everytime i longed for him i keep telling my heart to put him out of my head. I have to accept the fact, back then our path were crossed just to twist our life plot.
.
Allah once said in quran,surah al -hajj:70 "Know you not that Allah knows all that is in the heaven and on the earth? Verily, it is (all) in the Book. Verily, that is easy for Allah” ❤️
.
I once ask myself "why it took me so long to do what i meant to do? " and only then i read back the ãyaah i was like ,oh this is the way Allah taught me a lesson in life.😊
.
Fulfilling Allah’s plan need us to silence the voice of our own desire, open ourselves to Allah, and accept everything with ikhlas in our heart. It wasnt easy but it worth.
.
Yes. Its worth,dunya akhirah-
.
Only then i come to my sense. For me to live my life I have to move on. I have to step my foot away from yours. Alhamdulillah wathummalhamdulillah. I did it. I enjoy the way i stand and the way i falls. I celebrate your absence with a wide smile. Now i set myself free from whatever monkey or donkey love. And now im moving to another chapter of my life.
.
I dont know either you read this or not. But then , this is the way i expressing myself on things i willing to let go or to come in.

And last, thankyou for contribute a chapter in my life. Happy birthday, to you. 

Wednesday, February 22, 2017

Wujudnya impian

Matahari terlalu terang untuk aku melihat terus tanpa merasa silau. Bulan terlalu kelam untuk aku tatap tanpa cahaya. Bintang terlalu jauh untuk aku gapai tanpa perlu angan. Sungguh , nikmat Tuhan terlalu melimpah ruah, cuma aku yang tidak tahu merasa syukur.

Di dini hari ini, terdiam aku mengimbau indahnya zaman kecilku. Dengan adik beradik yang ramai hingga meriah sekali rumahku dengan jeritan tangisan dan usik mengusik. Kini semua telah menginjak ke usia dewasa. Harus pandai memilih harus tahu memutuskan perkara. Terasa diri terlalu jauh dengan hakikat usia, sepertinya ingin sekali kembali ke usia anak anak.

Aku pernah berimpian, mahu punya anak seramai pasukan bola sepak agar nanti tidaklah aku terlalu sunyi di usia emasku. Dan aku kira, ada yang akan selalu mengirimkan doa buatku setelah aku dijemput Tuhan kelak. Namun, aku hitung kira kembali usiaku. Apa yang telah aku gapai sepanjang dua dekad ini? Di mata Tuhan bagaimanakah aku? Layakkah aku terpilih untuk masuk ke Firdausi yang serba indah itu?

Tuhan. Bagaimana mahu aku khabarkan kepada dunia, bahwa aku sedang mencuba menjadi yang terbaik di mata Engkau? Atau biar sahaja isi dunia ini menawan segenap jantungku lalu aku lemas sendiri, begitu? Tuhan, mahu saja aku berlari sendiri mencari noktah bidayah namun setiap kali itu yang aku temu cuma jalan bersimpang yang tiada penghujung.

Aku mahu sekali berimpian yang indah  indah, seperti saatnya itu perlahan sekali berjalan dan aku menikmati setiap inci impian dengan mata terpejam dan hati menerawang menggapai satu persatu impian yang tercipta. Namun sayang sekali, impian itu cuma wujudnya pabila mata aku terpejam, dan berkecai di saat mata terbuka dan roh kembali ke jasad. Sayang sekali segala yang indah itu cuma terwujud di alam yang tidak dapat tangan kasar ini menggapai. Sayang sekali.

Tuhan. Apa tugasnya wujud impian? Bukankah sekadar ia memberi harapan palsi dan bisu kepada aku?

 Lalu,Tuhan membuka mataku untuk aku melihat wajah ayahanda dan bonda. Seraut wajah tenang yang menyimpan impian agar satu masa anak anaknya ini akan menjadi saham buatnya di akhirat. Dan tika itu juga aku mengerti, impian itu wujudnya sebagai satu kekuatan untuk manusia yang serba tidak sempurna ini menggapai secebis bahgia dari rahsia rahsia Tuhan yang berjuta itu. Impian itu terwujud agar manusia tahu , dalam hidup ini orang yang punya impian lalu bersungguh merealisasikannya, punya usaha menggapainya, dengan izin Tuhan yang Satu impian itu kan menjadi realiti yang bisa tersentuh terlihat dan terhampar di depan mata. Begitu sekali indahnya impian.

Wahai diri, bersaksikan lah Tuhanmu dan isi alam ini. Cubalah menjadi makhluk yang dicinta Tuhan dan mencintai Tuhan. Agar tidaklah lalai engkau tika bersendiri dan tidaklah sesat engkau dalam ramainya manusiawi. Teruskan berimpian. Teruskan mencipta mimpi. Semoga suatu masa iankan terbukti bukan hanya sekadar mimpi. Perkenankanlah wahaibTuhan❤️

Monday, February 20, 2017

The little prince

" one never ought to listen to the flowers. One should simply look at them and breathe their fragrance. Mine perfumed all my planet. But i did not know how to take pleasure in all her grace. This tale of claws, which disturbed me so much,should only have filled my heart with tenderness and pity"

"The fact is that i did not know how to understand anything! I ought to have judged by deeds and not by words. She cast her fragrance and her radiance over me. I ought never to have run away from her. I ought to have guessed all the affection that lay behind her poor little stratagems. Flowers are so inconsistent. But i was too young to know how to love her. . ."

Currently trying to ease the dwell by reading,but i found myself distracted by every words i read😭

Come on self! Get hold yourself together❤️

Sunday, February 19, 2017

Terlalu

Terlalu sayang.
Hingga takut kehampaan dalam bayang

Terlalu cinta.
Hingga takut mengatasi cinta pada Pencipta.

Mahu bersederhana.
Tidak terlalu menunjuk apa yang ada.
Tapi ternyata.
Aku manusia tidak berdaya.
Lemah jua dalam air mata.

Maafkan aku atas setiap saat yang kau lalui
Dalam derita kerana tingkah yang melampaui

Aku sayang
Tapi tidak tahu mengucap sayang
Aku cinta
Tapi tidak istimewa dalam meluah rasa

Bagaimana mahu aku khabarkan?
Aku segan sendiri dalam impian
Terlalu puncak angan aku berdiri
Hingga aku gayat mahu menuruni

Risau sekali terkadang
Bimbang engkau berpatah arang
Namun aku tahu
Tuhan sedang merencana sesuatu

Aku mahu biar sahaja waktu
Menjadi pengadil buat aku
Aku sudah terlalu kelu
Dalam bahasa dan kata yang bisu
Aku mahu engkau tahu
Tiada satu saat yang berlalu
Tanpa aku cuba memperbaiki tingkahku
Tapi ternyata aku adalah aku

Tetaplah begitu
Dalam debu debu
Mengakaburi segala pintu
Sesat jasadku
Disitu.

Maafkan aku-
Aku sudah cinta. Terlalu.

Wednesday, February 08, 2017

February

Alhamdulillah.
im survived all my bad days, but then to be truth i think i fall in loves with the way Allah tests me. The way to build myself up and try hard.

All grown-up have to fall sometimes so they can stand up twice. The way you fall never determined your future. Indeed the way you stand up back is the key towards  a brighter future.

Syahira, so cemana life kau?
Still living and surviving💪🏻

Alhamdulillah. All i can say is all praise to Allah. (':
For let me passed through hard times with a lot of strength.

Not sure who left a comment on my previous post. But then, i pray may Allah repays your wisdom. I appreciated every word, so glad  that there is someone outside who still praying for me randomly.

And, to my darling mak abah,
Thankyou for not agree to my decision on transferring myself to sabah though it always be my dreams to live there😂
Also my comel-superhero for not left me in my nay time and be my crying shoulder everytime i needed someone, awww i think im so lucky to have you as my mengg.

So after this, monsoon comes and i have to follow the way how the river flow and the sea blows. But, surely i won't be a dead fish.

Remind everyone outside there,
Life is misery. Full of  mystery.
Always get ready and putyour weapon on.
Life can be so cruel sometimes.
But remember, after all things happen- there always a reason why.

Try to discover something brand new❤️

Bismillahi-tawakkaltu-3lallah.
I leave my life to Him.
And to Him shall i return-

Tuesday, January 17, 2017

Bermusim perasaan

Baru sahaja kembali bekerja. Pulang dari terengganu dengan azam mahu berbakti kerana Allah. Membetulkan niat mahu bekerja kerana Allah.

Terus diuji dengan satu perselisihan.

Benarlah, kita akan sentiasa diuji dengan kata-kata kita sendiri.
Dan aku juga tidak terkecuali.

Malam itu, aku sebagai pasukan respons ambulans. Jadi tempat aku sewajarnya adalah di triage sebagai back up disitu. Dan kebetulan, si Ajiq isteri dia admit nak bersalin, jadi di depan tiada yang cover. I just did my job, stay in front and triage the patient. That's all. I did nothing wrong at that time. Dan malam tu shift agak tenang. Cuma satu patient redzone, dan 5 orang patient yellowzone. Kad green zone banyak, tapi itu tidak menjadi isu.

Kemudian, aku bawak seorang pesakit asthma masuk ke dalam untuk nebuliser. Waktu aku masuk, seorang senior aku yang aku namakan sebagai Hang Kipas maklumkan kepada aku yang pesakit di redzone nak intubate(prosedur memasukkan tiub pernafasan ke paru paru untuk bantu pernafasan). Aku angguk, faham. Aku PRA, jadi aku faham maksudnya aku kena get ready untuk bawa pesakit itu ke johor bahru nanti. Dan lagi, waktu itu semua staff yang bertugas di redzone dan yellow zone ada di dalam. Aku adalah sejenis manusia yang annoying, dan aku pemalas duduk kat dalam. Aku sejenis manusia yang tak reti bersembang , nak lagi kalau dengan orang yang aku tak biasa.sebab tu aku kalau nak tolong kat dalam aku tengok siapa yang bertugas kat dalam. Sebab nak elak dari bercakap dengan orang. Aku tak minat beramah mesra dengan orang kat sini. Because i experienced myself how they badmouthed others and spreading gossip. Normal things yang selalu ada di mana mana tempat, gossip and rumours. I hate that.  Teruk kan aku? Sikit sikit nak lari dari masalah. Aku tahu itu.😢 Ah panjang lebar pulak aku lari dari cerita sebenar.

Okay. Sambung.

Kemudian aku balik semula ke triage dan bekerja macam biasa. Beberapa minit berlalu, si Hang Kipas datang dan jerkah aku. Tahu jerkah? Sejenis suara yang ditinggikan oktahnya walhal jarak cuma beberapa siku jauhnya. Aku hati tisu pulak. Sensitif. Ego. Silap orang lah dia marah malam tu. Aku ignored all the words he saying. Aku buat pekak. Aku pandang depan buat tak tahu. Sebab dah pernah kena marah macam tu sekali. Aku dah hadam apa bakal jadi. Antara aku menangis atau dia mengamuk. And, the best thing is aku tak menangis. So the equation goes to dia mengamuk.

Dia jerit nama aku satu jabatan boleh dengar, dia tumbuk kipas dekat sebelah aku sampai patah bilah kipas tak berdosa. Dia sepak terajang batang kipas tu . Dan, kipas tu rosak. Aku? Aku masih membatu. Diam tak berkocak. Menggigil tangan menahan diri dari menangis, menahan amarah dari meletus. Aku rasa aku hebat malam tu. Sebab, aku tak lagi cengeng berdepan dia. Cukuplah sekali dia maki aku, dan aku menangis kalah. Kali ini ego aku setinggi Merbabu. Sabar sudah tipis. Tapi tidaklah aku membalas walau sepatah kata. Dia semakin marah dengan aku yang membisu.

Alasan kenapa aku diherdik sehina itu, hanya kerana dia minta aku tolong dia di zon merah tapi aku tak pergi. Come on, red zone satu patient doktor ada 3 orang staff nurse ada 3 orang nak apa lagi? Nak satu lori orang datang tolong kau ke apa?

Aku keluar rehat. Pergi makan. Balik dari rehat yang cuma setengah jam aku curi masa, sekali lagi aku diherdik keras di tengah tengah yellow zone di hadapan semua doktor dan staff.

"Kau pergi mana hah?"
Aku diam. Tak menjawab tak berkalih. Terus ke zon merah. Pedulikan dia.
Lagi sekali dia menjerit.

Aku berpaling dan menjawab "makan"
Aku pedulikan semua herdikan dia. Dia bising bising aku pekakkan telinga. Malas melayan orang bodoh. (Maaf)Dia marah sebab aku keluar tak bagitahu dia. Aku dah bagitahu senior lain. Dia keluar tak bagitahu sesiapa,  orang lain tak bising. Tak faham aku. Apa yang aku buat semua salahlah di mata dia.

Malam tu jadi. Esok satu hospital dah tahu. Hebat orang sini sebarkan gosip. Cerita yang disampaikan sah sah lah berbeza, dan yang paling aku sedih. Dalam kes itu, yang salah adalah aku sebab tak membantu kat dalam. Okaylah, salah aku tak tolong tapi come on berapa kali nak aku cakap, aku PRA bukan red zone. Bukan yellow zone. Suka hati aku lah nak tolong kau ke tak. Dan kau pulak, minta tolong orang biarlah ada adab. Tak payah jerkah atau maki aku kat depan kaunter triage. Aku manusia biasa whatt. Aku bukan tak ada perasaan. Kalau orang minta tolong elok elok, malas cemana pun aku rasa aku tak pernah menolak. Masa kau minta aku coverkan kau triage sebab bini kau datang hantar anak apa benda tah, aku tolong. Masa kau cakap kau nak keluar pergi makan, minor OT kau aku jaga patient kau aku jahitkan. Aku tak pernah berkira.

Kenapa sampai macam ni?
Maaf. Aku dah jadi orang jahat.
Aku tahu ,part of that was my fault. But i dont think what you are doing towards me is a right thing.

Aku maafkan kau. Aku halalkan semua yang kau buat. Semoga tak tertimpa ke atas engkau apa yang aku rasa.. Aku harap Allah ampunkan aku.

Syahira, jangan give up MA. Kau kena teruskan kerja macam biasa. Allah ada untuk jaga kau, walaupun kau dah jadi budak jahat. Allah ada. Allah ada. Kau boleh berubah setiap hari berdikit dikit jntuk jadi yang lebih baik. Jangan mengeluh dengan dugaan. Adatlah hidup, takkan semua orang nak suka kau. Okay?

Manusia membenci, tapi Allah sentiasa sayang. Dan kasih sayang yang manakah lagi yang kau mahu utamakan?

Aku harap, aku kental dan tidak bersedih hati.
Aku harap, aku tidak purus asa untuk terus berbakti di sini.
Aku harap, aku boleh muliakan orang yang menghina aku.
Aku harap, aku boleh lupakan semua.
Aku harap, aku boleh berlapang dada dan maafkan semua kesilapan orang lain.
Aku harap, satu hari aku akan dimuliakan Allah.
Walau bukan di dunia, semoga di akhirat sana masih aku punya kesemoatan untuk dimuliakan dan dibahagiakan.

Aku mahu berubah. Mahu jadi yang lebih baik. Tidak mahu menyimpan dendam. Tidak mahu melatih hati dengan sifat amarah.

Aku harap, suatu hari nama aku akan dibersihkan dari semua cerita cerita busuk yang menyedihkan aku😭

Syahira kan kuat. Benda kecik ja ni kan?😍

Tuesday, January 10, 2017

Menanti pesawat

A9/KLIA/KUL-TGH

Aku mahu bercerita. Tapi tidak tahu bagaimana mahu menjadikan cerita aku sebagai sebuah cerita yang enak dibaca, memberi teladan, dan memberi tauladan. Yang aku tahu cuma menulis tentang harapan dan impian aku. Supaya bila aku sendiri terbaca blog ini, aku jadi terbangkit sendiri melihat harapan menggunung yang belum habis aku tawan.

Menunggu jam 1755H agak membosankan dan menjemput kantuk. Berapa kali aku menahan dari menguap, mahu terlelap risau pula terlepas penerbangan lagi. Almaklumlah 8januari baru sahaja aku terlepas satu penerbangan. Agak trauma sedikit.

Dua hari aku di kuala lumpur, singgah sebentar sebelum pulang ke kampung halaman di terengganu. Terasa masa pantas pula berputar, tidak puas berbual hingga lewat dengan sahabat yang disayang fillah, siti hajar. Bercerita soal hidup dan masa depan, bergelak hingga penat. Namun, dalam gelak dan senda, aku terperasan bahwa kami sudah dewasa. Bukan lagi gadis belasan tahun yang riang dan ria, usia sudah hampir mencecah 24, suku abad barangkali tidaklah jauh mana.

Berbual soal dewasa, selalu yang aku terlintas adalah persoalan sempat kah aku menakluk dunia sepertimana aku pernah impikan? Agak cliche barangkali. Sempatkah aku membalas jasa ibu dan abah yang aku cinta sebelum aku pergi, atau mereka pergi? Hakikat yang pahit untuk ditelan. Sempatkah aku bernikah dengan seorang mohamad yang aku cinta? Atau takdir sebenarnya sedang membelah waktu dan hari untuk memisahkan kami? Persis pasir di telan, pedih tawar dan sakit. Namun, itulah persoalan sakti yang sering membut aku terdiam dalam kelam malam. Membuat aku tersasul mengalirkan air mata di hamparan sujud.

Melihat insan lain berbahagia, aku jadi tersenyum. Alhamdulillah , aku juga bahagia dengan segala apa yang dipinjamkan Tuhan buat aku. Tuhan sudah terlalu baik untuk buat aku syukuri apa yang ada, alhamdulillahi Allahuakbat❤️

Bila aku senang dengan sesuatu, aku jadi ghairah. Risau masa memotong waktu aku yang semakin sisa. Aku mahu berbakti. Mahu mendaki gunung. Mahu bernikah. Mahu punya anak untuk dididik. Mahu berjalan di seluruh tempat yang indah.

Semoga aku punya kesempatan untuk membahagiakan insan di sekeliling aku. Tuhan sahaja tempat aku bergantung harap.

Sampai di sini sahaja, pengumuman penerbangan sudah bergema membelah sepi ruang menunggu. Terlerai bosan yang tertahan. Semoga aku semakin rajin menulis dan menulis.

Wabillahi❤️

Monday, January 09, 2017

January 9th-

january 9th, 2017-

Tak pernah aku buat status untuk kau.
Apalagi bercerita kisah kau.
Kau rahsia yang aku simpan rapi.
Tak terkhabar-
Tak terheboh-

Kejap dalam hati.
Rapi dalam fikir.

Hari ini, ulangtahun kelahiran engkau. 
Beerti sudah empat kali aku meraikan.
Tidak endah dalam diam
Mahu dalam terang.
Tidaklah pernah aku lupa.

Aku tidak tahu meluahkan bagaimana lagi,
Terlalu luas perasaan ini. 
Terlalu indah untuk dijadi bait kata.
Kau rahsia aku dengan Tuhan.
Utuh dalam dakap.
Tak terlonggar meski waktu menerjah
Aku tahu aku tidak sempurna
Kurangnya terlalu beribu
Hingga terasa jauhnya layak aku berbanding kamu
Namun tidaklah pernah engkau berkata tidak
Pada hadirnya aku siang dan malam
Terima kasih sayang.
Terima kasih kesayangan.

Sudah tidak terwujud lagi sempadan perasaan
Rindu bagai terkoyak waktu
Hingga sesakali terlali aku
Maafkan aku wahai Tuhan pemilik hati.

Kata sudah diluah pada jalan Tuhan
Mahu menanti detik dan saat
Wahai Tuhan Pemilik Hati
Jagailah kami
Agar terang sentiasa tidak bergelap
Agar lurus dalam syariat dan adab
Tenang dalam jaga
Teguh tidak terlena
Sampai nanti tibanya waktu
Engkau merestu dua hati menjadi satu
Lalu nikmat Tuhan yang manakah lagi mahu kamu dustakan?

Tidaklah aku mahu bermain kata
Cukup sekadar mahu engkau tahu
Betapa engkau aku hargai
Wujud engkau sudah cukup membahagiakan
Terima kasih Tuhan-

Aku kira begitu kali rasanya cinta
Enak bila terkenang
Terawangan di danau rindu
Ah sudah barangkali aku sudah sasau
Merindu jasad yang tercipta indah 
Milik Sang Tuhan jua.

Sayang,
Apakah kata kata ini terlampau untuk aku karangkan?
Aku terlupa bagaimana rasa mencoret cinta dari aksara
Yang aku tahu cuma melakar perasaan menjadi pena untuk ditatap insan lain.

Impi aku mahu bertemu putera kayangan
Namun, tidaklah kesampaian.

Impi aku mahu bertemu joongki yang kacak
Namun,juga tidak kesampaian.

Tuhan hadirkan engkau.
Sebagai putera idaman
Biarlah bukan joongki
Mahupun big boss.
Cukup engkau sekadar engkau.
Kacak dengan peribadi.
Luhur dengan ilmi.

Terima kasih Tuhan,
Wujudkan dia di dunia
Dan kemudiannya
Sudi pinjam kan dia pada aku
Moga Engkau lebarkan jalan mudahkan urusan
Aku dan dia untuk bersatu
Dalam akad yang suci
Membina masjid yang Engkau redha
Melahir sunnah dalam seharian
Penyambung qudwah hasanah Rasul dan sahabat.

Amin ya Allah❤️

Friday, January 06, 2017

Tears

Waves of emotion.

Can i have someone who will always make time for me? 
In yeay and nay.

For only a second.
Please.
I wish for your time.

It was upsetting. 
When you can make time for them,
But they never tried to have you in their time.

It was heartwrenching.
When you try hard for them.
But they never understand how hard you try.
They don't even realised.

It was emotional.
Tears run wild.
And all i can do.
Is pray and hope.
May Allah make time for us.
To meet.
To greet.
To laugh.
And to cry.
Together,
In Jannah❤️

Allah, give me another chances to please those i love. 
I never hope much. I just want to meet them before eveything. 
Even in distance.
Secretly.

Allah.
Bless them.

What's coming will come. And we'll meet it when it does-

"Tears"

Monday, January 02, 2017

Pembuka tahun duaributujuhbelas❤️

Assalamualaikum 2017❤️

Syahira, sudah berganjak lagi tahunan ke tahunan yang lain. Lalu, apa khabar masa depanmu? Semoga kau sentiasa pastikan dia sihat dalam jagaan. Soal masa lepas, tiada apa lagi yang boleh diubah. Cuma satu, belajar dari kelemahan. Boleh ke boleh?

2016 adalah tahun aku bergasak dengan kerjaya aku. Tahun yang banyak menyaksikan air mata luruh kerana kerjaya. Tahun yang menjadi mata dan telinga akan luahan hati aku pada bulan dan bintang,betapa aku ingin berganjak dari kerjaya yang satu ini. Setelah berulang ulang kali aku melalui sakit dan patah di dahan yang sama, baru aku jadi tersedar. Bahwa, untuk sembuh tidak perlu pengganti, yang perlu hanyalah sabar dan doa. Setelah sekian waktu, dahan yang dulunya patah kini kembali tumbuh. Walaupun tumbuhnya bukanlah di dahan yang sama, tapi sekurangnya ia tumbuh. Sudah cukup menyembuhkan.

Untuk bahagia tidak perlu aku tukar kerjaya, yang aku perlu cuma tahu, tahu bagaimana untuk menewaskan kekecewaan. Tahu bagaimana untuk meloloskan diri dari perkara yang sering membuat engkau luka. Jika ada manusia yang sering berkata hingga melukakan, tinggal kan dia jauh. Dia tidak sempurna,kau juga sama.  Maka kau jangan menyimpan benci. Nanti bahagia hilang sendiri. Engkau rugi. Cari solusi dalam setiap perkara. Jangan lari. Jika mulut mereka yang membuat engkau sedih, fikirkan kembali. Di mana silap engkau. Mungkin ada silap engkau. Tapi yang ternyata paling mudah, adalah dengan memberi kembali bahagia kepada mereka. Mungkin terasa pahit apabila membalas kejahatan dengan kebaikan, tapi dengan cara itu sahaja kau akan dapat kembali bahagia.

Mahu bercakap dari pengalaman, aku cuma gelandangan dalam kerjaya ini. Dan ternyata tahun 2016 adalah tahun yang menguji cinta dan ikhlas aku dalam bergelar penolong pegawai perubatan. Aku jumpa ikhlas hanya ketika aku bersendiri dan menangisi betapa ruginya aku pulang kenrumah cuma dengan penat dan lelah padahal pekerjaan aku sendiri adalah ladang pahala untuk aku. Alangkah ruginya aku apabila amal yang sepatutnya menjadi jariah aku di alam kubur, di akhirnya menajdi amal yang aku sampahkan di kaki. Alangkah ruginya aku, tak terperi.

Maka,aku mahu menjadi orang orang yang beruntung di sisi Tuhan. Mahu menebar ikhlas ke segenap pelusuk. Mahu menjadi anak anak panah yang papan sasarnya adalah Tuhan. Allahu, bila berniat mahu berbuat baik, pasti nanti ujian datang menimpa.

Syahira, engkau kena sentiasa ingatkan diri. Jangan rebah dengan tangan kosong. Capai ikhlas semahu mungkin, sekurangnya nanti ia akan menjadi asbab engkau bangkit kembali. Ikhlas tidak akan dapat dilihat dengan mata kasar, tapi engkau akan merasa impaknya dengan bahagia dan tenang. Allah tidak akan sia sia kan hambanya yang sentiasa mahu menggapai akhirat sebagai cita cita tertinggi. Jannah itu tempat letaknya segala keindahan. Dan ikhlas adalah salah satu dari keindahan yang tidak dapat digambarkan dengan kata kata mahupun bait patah kata. Mengerti?

Dan syahira,
Belajarlah mencintai.
Sudahlah dengan berjauh hati.
Hati itu letaknya segala macam isi.
Padatkan sekeping itu dengan cinta.
Tidaklah susah mana.
Kuncinya satu cuma.
Terima kurang dan lebih.
Apa adanya.
Belajar bersyukur dengan segala.
Semoga Tuhan terima.
Seluruh cinta yang sarat di neraca hati.
Dan semoga.
Satu hari engkau temukan.
Apa yang selama ini engkau hilangkan❤️

Syahirawwwrrrrr, roar like a lion okkkayyyyy!
Err maksudnya lion yang dekat merlion park. Sebab lion sebenar macam garang sangat pulak,kah!