Saturday, February 25, 2017

Dua lima february tujuh belas

Dia bilang, mahu datang jumpa sekadar singgah seketika. Aku kira, oh mungkin boleh berbincang tentang hal yang mahu kami realisasikan.

Sepanjang perjalanan, awan menangis lebat yang terlalu. Tujuan kami untuk ke pantai seolah olah mahu sahaja ditangguhkan. Tapi, itu lah hal nya dia tetap bertegas mahu ke sana.

Aku ikutkan jua. Sampai sahaja di sana Alhamdulillah tiada hujan jadi kami bebas ke pantai mencuci mata melihat laut yang membiru,haih beautiful view😭 Aku tengok budak ni seronok betul, siap buat scene nak terbang terbang bagai. Tak beragak dahla kerempeng terbang betul betul baru tahu😆

Sekian lama tak ke pantai, dapat juga hilangkan gusar dalam dada. Aku kira itu sahaja, rupanya ada sesuatu yang tersedia istimewa.

Tiba tiba di bawah sepohon pokok yang redup, penuh dengan belon dan huruf huruf. Terhampar pelbagai makanan di tikar. Dan dari jauh, ada suara yang menyanyikan selamat ulangtahun buat aku. Tidak tahu mahu menyorok di mana, segannya tidak terkata😭

Aku lihat semua tersenyum. Tidak tahu patah kata apa lagi yang mahu aku ucap. Terima kasih Allah, terima kasih sayang sayang semuanya.

Terima kasih sayang untuk segala yang indah.
Kejutan ulangtahun kelahiran yang begitu membuat aku terkejut. Mujur saja tidak mengalir air mata ini terharu. Terima kasih sayang untuk segala yang kau sediakan asbab aku tersenyum hingga ke esok hari.

Belum pun aku ucap terima kasih, satu lagi hadiah berbungkus kau hulurkan. Terima kasih sayang. I dont know how to express my gratitude towards you and all of you guys.

Moga Allah balas segala kebaikan yang kalian hulurkan ini, dengan kebaikan yang tidak punya noktah mati❤️

I love you, and all of you❤️


Thursday, February 23, 2017

Senioritas

Long-midnight essay;
.
Something i never asked for,to fall for someone early in my teen. I dont know why Allah substitute him into my heart. And time flies, we both now have our own path and our path no longer intersect to each other. Allah’s plan is not set in stone. Allah has a flexible plan for us and only He knows the reason behind everything. Everytime i longed for him i keep telling my heart to put him out of my head. I have to accept the fact, back then our path were crossed just to twist our life plot.
.
Allah once said in quran,surah al -hajj:70 "Know you not that Allah knows all that is in the heaven and on the earth? Verily, it is (all) in the Book. Verily, that is easy for Allah” ❤️
.
I once ask myself "why it took me so long to do what i meant to do? " and only then i read back the ãyaah i was like ,oh this is the way Allah taught me a lesson in life.😊
.
Fulfilling Allah’s plan need us to silence the voice of our own desire, open ourselves to Allah, and accept everything with ikhlas in our heart. It wasnt easy but it worth.
.
Yes. Its worth,dunya akhirah-
.
Only then i come to my sense. For me to live my life I have to move on. I have to step my foot away from yours. Alhamdulillah wathummalhamdulillah. I did it. I enjoy the way i stand and the way i falls. I celebrate your absence with a wide smile. Now i set myself free from whatever monkey or donkey love. And now im moving to another chapter of my life.
.
I dont know either you read this or not. But then , this is the way i expressing myself on things i willing to let go or to come in.

And last, thankyou for contribute a chapter in my life. Happy birthday, to you. 

Wednesday, February 22, 2017

Wujudnya impian

Matahari terlalu terang untuk aku melihat terus tanpa merasa silau. Bulan terlalu kelam untuk aku tatap tanpa cahaya. Bintang terlalu jauh untuk aku gapai tanpa perlu angan. Sungguh , nikmat Tuhan terlalu melimpah ruah, cuma aku yang tidak tahu merasa syukur.

Di dini hari ini, terdiam aku mengimbau indahnya zaman kecilku. Dengan adik beradik yang ramai hingga meriah sekali rumahku dengan jeritan tangisan dan usik mengusik. Kini semua telah menginjak ke usia dewasa. Harus pandai memilih harus tahu memutuskan perkara. Terasa diri terlalu jauh dengan hakikat usia, sepertinya ingin sekali kembali ke usia anak anak.

Aku pernah berimpian, mahu punya anak seramai pasukan bola sepak agar nanti tidaklah aku terlalu sunyi di usia emasku. Dan aku kira, ada yang akan selalu mengirimkan doa buatku setelah aku dijemput Tuhan kelak. Namun, aku hitung kira kembali usiaku. Apa yang telah aku gapai sepanjang dua dekad ini? Di mata Tuhan bagaimanakah aku? Layakkah aku terpilih untuk masuk ke Firdausi yang serba indah itu?

Tuhan. Bagaimana mahu aku khabarkan kepada dunia, bahwa aku sedang mencuba menjadi yang terbaik di mata Engkau? Atau biar sahaja isi dunia ini menawan segenap jantungku lalu aku lemas sendiri, begitu? Tuhan, mahu saja aku berlari sendiri mencari noktah bidayah namun setiap kali itu yang aku temu cuma jalan bersimpang yang tiada penghujung.

Aku mahu sekali berimpian yang indah  indah, seperti saatnya itu perlahan sekali berjalan dan aku menikmati setiap inci impian dengan mata terpejam dan hati menerawang menggapai satu persatu impian yang tercipta. Namun sayang sekali, impian itu cuma wujudnya pabila mata aku terpejam, dan berkecai di saat mata terbuka dan roh kembali ke jasad. Sayang sekali segala yang indah itu cuma terwujud di alam yang tidak dapat tangan kasar ini menggapai. Sayang sekali.

Tuhan. Apa tugasnya wujud impian? Bukankah sekadar ia memberi harapan palsi dan bisu kepada aku?

 Lalu,Tuhan membuka mataku untuk aku melihat wajah ayahanda dan bonda. Seraut wajah tenang yang menyimpan impian agar satu masa anak anaknya ini akan menjadi saham buatnya di akhirat. Dan tika itu juga aku mengerti, impian itu wujudnya sebagai satu kekuatan untuk manusia yang serba tidak sempurna ini menggapai secebis bahgia dari rahsia rahsia Tuhan yang berjuta itu. Impian itu terwujud agar manusia tahu , dalam hidup ini orang yang punya impian lalu bersungguh merealisasikannya, punya usaha menggapainya, dengan izin Tuhan yang Satu impian itu kan menjadi realiti yang bisa tersentuh terlihat dan terhampar di depan mata. Begitu sekali indahnya impian.

Wahai diri, bersaksikan lah Tuhanmu dan isi alam ini. Cubalah menjadi makhluk yang dicinta Tuhan dan mencintai Tuhan. Agar tidaklah lalai engkau tika bersendiri dan tidaklah sesat engkau dalam ramainya manusiawi. Teruskan berimpian. Teruskan mencipta mimpi. Semoga suatu masa iankan terbukti bukan hanya sekadar mimpi. Perkenankanlah wahaibTuhan❤️

Monday, February 20, 2017

The little prince

" one never ought to listen to the flowers. One should simply look at them and breathe their fragrance. Mine perfumed all my planet. But i did not know how to take pleasure in all her grace. This tale of claws, which disturbed me so much,should only have filled my heart with tenderness and pity"

"The fact is that i did not know how to understand anything! I ought to have judged by deeds and not by words. She cast her fragrance and her radiance over me. I ought never to have run away from her. I ought to have guessed all the affection that lay behind her poor little stratagems. Flowers are so inconsistent. But i was too young to know how to love her. . ."

Currently trying to ease the dwell by reading,but i found myself distracted by every words i read😭

Come on self! Get hold yourself together❤️

Sunday, February 19, 2017

Terlalu

Terlalu sayang.
Hingga takut kehampaan dalam bayang

Terlalu cinta.
Hingga takut mengatasi cinta pada Pencipta.

Mahu bersederhana.
Tidak terlalu menunjuk apa yang ada.
Tapi ternyata.
Aku manusia tidak berdaya.
Lemah jua dalam air mata.

Maafkan aku atas setiap saat yang kau lalui
Dalam derita kerana tingkah yang melampaui

Aku sayang
Tapi tidak tahu mengucap sayang
Aku cinta
Tapi tidak istimewa dalam meluah rasa

Bagaimana mahu aku khabarkan?
Aku segan sendiri dalam impian
Terlalu puncak angan aku berdiri
Hingga aku gayat mahu menuruni

Risau sekali terkadang
Bimbang engkau berpatah arang
Namun aku tahu
Tuhan sedang merencana sesuatu

Aku mahu biar sahaja waktu
Menjadi pengadil buat aku
Aku sudah terlalu kelu
Dalam bahasa dan kata yang bisu
Aku mahu engkau tahu
Tiada satu saat yang berlalu
Tanpa aku cuba memperbaiki tingkahku
Tapi ternyata aku adalah aku

Tetaplah begitu
Dalam debu debu
Mengakaburi segala pintu
Sesat jasadku
Disitu.

Maafkan aku-
Aku sudah cinta. Terlalu.

Wednesday, February 08, 2017

February

Alhamdulillah.
im survived all my bad days, but then to be truth i think i fall in loves with the way Allah tests me. The way to build myself up and try hard.

All grown-up have to fall sometimes so they can stand up twice. The way you fall never determined your future. Indeed the way you stand up back is the key towards  a brighter future.

Syahira, so cemana life kau?
Still living and surviving💪🏻

Alhamdulillah. All i can say is all praise to Allah. (':
For let me passed through hard times with a lot of strength.

Not sure who left a comment on my previous post. But then, i pray may Allah repays your wisdom. I appreciated every word, so glad  that there is someone outside who still praying for me randomly.

And, to my darling mak abah,
Thankyou for not agree to my decision on transferring myself to sabah though it always be my dreams to live there😂
Also my comel-superhero for not left me in my nay time and be my crying shoulder everytime i needed someone, awww i think im so lucky to have you as my mengg.

So after this, monsoon comes and i have to follow the way how the river flow and the sea blows. But, surely i won't be a dead fish.

Remind everyone outside there,
Life is misery. Full of  mystery.
Always get ready and putyour weapon on.
Life can be so cruel sometimes.
But remember, after all things happen- there always a reason why.

Try to discover something brand new❤️

Bismillahi-tawakkaltu-3lallah.
I leave my life to Him.
And to Him shall i return-